Denpasar, 4 Juli 2026 – LSPR Public Speaking Club Bali sukses menyelenggarakan National Youth Championship (NYC) 6.0 secara Hybrid di Kampus LSPR Bali. Acara berskala nasional ini digagas oleh LSPR Public Speaking Club Jakarta, yang berkolaborasi dengan LSPR Public Speaking Club Bali.

Kompetisi yang mengusung tema “Unheard No More: Youth Perspective for a Changing World” ini menjadi ajang bagi pelajar SMA dari berbagai daerah di Indonesia untuk menunjukkan kemampuan berbicara di depan publik sekaligus menyampaikan gagasan mengenai isu-isu sosial yang relevan. Mengusung semangat kolaborasi antar kampus, penyelenggaraan National Youth Championship 6.0 bertujuan memperluas ruang bagi generasi muda agar berani menyuarakan perspektif, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta membangun kepemimpinan melalui lomba public speaking, storytelling, dan kompetisi debat.


Sumber: Dokumentasi Pribadi LSPR Bali

Wakil ketua panitia dari LSPR Public Speaking Club Bali, Made Diva Virginia Adira Prastiwi, menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk menghadirkan kolaborasi yang lebih luas antara LSPR Public Speaking Club Jakarta dengan Bali. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi langkah baru dalam memperkuat hubungan antarorganisasi sekaligus menciptakan pengalaman penyelenggaraan kompetisi yang lebih berdampak.

“Latar belakang diadakannya National Youth Championship 6.0 adalah karena kami ingin menghadirkan kolaborasi antara Public Speaking Club Jakarta dan Public Speaking Club Bali. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat menciptakan kompetisi yang tidak hanya menjadi wadah bagi peserta untuk berkembang, tetapi juga mempererat sinergi antarpengurus dalam menyelenggarakan sebuah event berskala nasional,” ujar Diva.

Sumber: Dokumentasi Pribadi LSPR Bali

Lebih lanjut, Diva berharap pengalaman menyelenggarakan National Youth Championship 6.0 dapat menjadi bekal berharga bagi Public Speaking Club  dalam menjalankan program kerja berikutnya. Ia menilai proses kolaborasi dan pelaksanaan acara memberikan banyak pembelajaran, terutama dalam pengelolaan kepanitiaan yang lebih terstruktur.

“Harapan kami setelah acara ini berlangsung adalah semoga Public Speaking Club dapat terus menjalankan program kerja selanjutnya dengan lebih baik. Kami juga ingin menjadikan pengalaman dari National Youth Championship (NYC) 6.0 sebagai pembelajaran agar ke depannya mampu mengelola setiap event dengan lebih terstruktur, terorganisir, dan memberikan dampak yang lebih besar,” tutupnya.

 

Artikel ditulis oleh Ni Kadek Tiara Amelia