

LSPR Institute of Communication and Business menjalin kerja sama strategis dengan SMESCO melalui penandatanganan MOU yang dilaksanakan pada Kamis, 25 Juni 2026, di Rafael Jolongbayan Room, LSPR Sudirman Park, Jakarta. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, khususnya dalam bidang komunikasi, branding, pemasaran, pengembangan soft skills, serta pembelajaran berbasis praktik bagi mahasiswa. Dalam sambutannya, Rektor LSPR Institute, Associate Professor Dr. Andre Ikhsano, menegaskan bahwa LSPR senantiasa mengedepankan konsep applied learning melalui praktik, proyek, serta keterlibatan langsung mahasiswa dalam dunia industri. Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan yang membuka akses semakin luas terhadap data dan informasi, mahasiswa perlu dibekali kemampuan analisis, kreativitas, komunikasi, serta pemahaman industri yang kuat agar siap menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang.

Sumber: Dokumentasi Pribadi LSPR News
“Melalui kerja sama ini, kami berharap program-program LSPR dapat semakin diperkuat, terutama melalui mentoring dari para pelaku industri, keterlibatan dalam proyek nyata, serta review kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Semoga kolaborasi ini dapat memberikan manfaat yang luas, baik bagi LSPR maupun SMESCO,” ujar Dr. Andre Ikhsano. Sementara itu, CEO SMESCO, Doddy Akhmadsyah Matondang, menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kerja sama ini. Ia menjelaskan bahwa SMESCO berperan sebagai co-working space sekaligus ruang publik yang mendukung UMKM untuk naik kelas, namun masih menghadapi tantangan utama di bidang komunikasi, pemasaran, branding, dan pengembangan kapasitas bisnis. “Banyak UMKM yang memiliki potensi besar, namun masih menghadapi tantangan dalam hal komunikasi, marketing, branding, dan soft skills. Kami berharap LSPR dapat memberikan kontribusi melalui mentoring, pendampingan, serta keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan UMKM,” ujar Doddy.
Sumber: Dokumentasi Pribadi LSPR News
Melalui kerja sama ini, LSPR dan SMESCO akan membuka berbagai peluang kolaborasi, mulai dari program mentoring, magang mahasiswa, pengembangan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri, hingga pendampingan bagi UMKM dalam membangun strategi komunikasi, pemasaran, dan branding yang lebih efektif. Saat ini, SMESCO memiliki 133 tim pemasar dan menaungi lebih dari 104.000 UMKM binaan, dengan sekitar 96 persen di antaranya merupakan pelaku usaha mikro, termasuk pelaku usaha difabel.

Sumber: Dokumentasi Press Release
Dengan dukungan keilmuan komunikasi dan bisnis dari LSPR, kerja sama ini diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan yang masih dihadapi pelaku UMKM, sekaligus mendorong terciptanya dampak yang berkelanjutan melalui penguatan kompetensi, inovasi, dan pemberdayaan. Kolaborasi ini juga membuka peluang sinergi dalam menghadirkan produk-produk UMKM, termasuk produk difabel, agar memperoleh ruang promosi dan eksposur yang lebih luas melalui ekosistem SMESCO, sehingga UMKM Indonesia diharapkan dapat semakin adaptif, kompetitif, dan berdaya saing di era digital.
Artikel ditulis oleh Angelica Lydia Putri Yovale














