JAKARTA, 16 September 2026 — Program Studi Manajemen pada Program Sarjana LSPR Institute of Communication and Business meraih status Terakreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA).

Status tersebut berlaku selama lima tahun, mulai 11 September 2026 hingga 11 September 2031. Bagi LSPR, pencapaian ini bukan hanya pengakuan atas mutu akademik, tetapi juga menjadi tanggung jawab untuk memastikan pendidikan dalam bidang manajemen dan bisnis tetap relevan dengan perubahan dunia bisnis dan kebutuhan profesional.

Relevansi tersebut antara lain tercermin dalam keterhubungan Program Studi Manajemen LSPR dengan dunia industri. Saat ini terdapat 69 kerja sama aktif, terdiri atas 63 kerja sama nasional dan enam kerja sama internasional, yang mencakup pendidikan, penelitian, magang, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kerja sama tersebut memberi mahasiswa kesempatan memperoleh pengalaman yang lebih dekat dengan praktik profesional melalui magang, company visit, guest lecturer, pengembangan kurikulum bersama industri, serta kegiatan pembelajaran berbasis praktik.

Mitra yang terlibat antara lain PT Panasonic, PT Organic Green Daily, PT Nutrifood,  BCA, Astra,  PT Paragon , Biji – Biji Initiative, SMBC Indonesia  dan MAP.

Bukan Sekadar Predikat

Associate Professor Dr. Andre Ikhsano mengatakan, pencapaian Akreditasi Unggul merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika LSPR Institute.

“Perolehan Akreditasi Unggul merupakan wujud komitmen LSPR Institute dalam menjaga dan terus meningkatkan kualitas pendidikan. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga menjadi tanggung jawab bagi kami untuk terus menghadirkan proses pembelajaran yang relevan, inovatif, dan memberikan dampak nyata bagi mahasiswa, industri, serta masyarakat.”

Menurut Andre, predikat tersebut perlu diterjemahkan ke dalam pengalaman belajar yang benar-benar dirasakan mahasiswa. Karena itu, penguatan hubungan dengan industri, pengembangan kompetensi, serta pembelajaran yang mengikuti perubahan bisnis menjadi bagian penting dari pengembangan Program Studi Manajemen.

Pendekatan tersebut juga terlihat dalam pengembangan sertifikasi kompetensi mahasiswa. Sebanyak 139 mahasiswa memperoleh sertifikasi kompetensi dalam tiga tahun terakhir melalui LSP LSPR yang berafiliasi dengan BNSP, dengan skema antara lain Pengelolaan Program Kewirausahaan dan Pengelolaan Pemasaran Digital.

Dengan demikian, pembelajaran manajemen tidak hanya diarahkan pada penguasaan konsep bisnis. Mahasiswa juga didorong memiliki kemampuan memimpin, memecahkan masalah, membangun usaha, memahami pemasaran digital, dan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan bisnis.

Dari Kampus ke Dunia Profesional

Keterhubungan tersebut juga tercermin dari perjalanan lulusan. Dalam periode 2024–2025, Program Studi Manajemen LSPR mencatat 149 lulusan, terdiri atas 64 lulusan pada 2024 dan 85 lulusan pada 2025.

Salah satu contoh datang dari Rahma Al Naba, S.M., alumni Program Studi Manajemen LSPR sekaligus Co-Founder Hanna Japancake. Bisnis souffle pancake yang dikembangkannya telah tumbuh menjadi sekitar 10 outlet di sejumlah wilayah.

Perjalanan alumni tersebut menunjukkan bahwa pendidikan manajemen dapat diterjemahkan ke dalam berbagai jalur karier, termasuk kewirausahaan. Bagi LSPR, capaian alumni menjadi salah satu bagian penting dari bagaimana kompetensi yang dibangun di ruang kelas dapat diterapkan di dunia nyata.

Menjaga Mutu Setelah Predikat Unggul

Dr. Yuliana R. Prasetyawati, Dekan Fakultas Bisnis LSPR, mengatakan Akreditasi Unggul justru menjadi dorongan untuk melanjutkan peningkatan kualitas akademik dan pengalaman belajar mahasiswa.

“Bagi kami, Akreditasi Unggul bukan titik akhir. Ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat kualitas akademik dan memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang adaptif, kolaboratif, serta relevan dengan kebutuhan dunia profesional.”

Menurut Yuliana, pencapaian tersebut merupakan hasil kontribusi berbagai pihak, termasuk dosen, mahasiswa, alumni, tenaga kependidikan, mitra industri, dan para pemangku kepentingan.

LAMEMBA merupakan lembaga akreditasi mandiri untuk program studi di bidang ekonomi, manajemen, bisnis, dan akuntansi. Lembaga ini diprakarsai oleh Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), dan Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI).

LSPR sendiri secara resmi mencantumkan Program Studi Manajemen sebagai program yang memperoleh akreditasi Unggul dari LAMEMBA pada laman penghargaan institusi. 

Bagi Program Studi Manajemen LSPR, masa berlaku akreditasi hingga 2031 sekaligus menjadi periode untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu yang telah dicapai.

Ke depan, LSPR Institute akan melanjutkan pengembangan kualitas akademik, inovasi pembelajaran, sertifikasi kompetensi, serta kolaborasi dengan dunia industri. Tujuannya adalah menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi di dunia profesional.

Pada akhirnya, Akreditasi Unggul bukan hanya tentang predikat yang tercantum dalam dokumen akademik. Ukuran terpentingnya adalah apakah predikat tersebut berubah menjadi pengalaman belajar yang lebih baik, kompetensi yang lebih kuat, dan lulusan yang lebih siap menghadapi dunia profesional.

Tentang LSPR Institute of Communication and Business

LSPR Institute of Communication and Business merupakan institusi pendidikan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan di bidang komunikasi dan bisnis. LSPR mengembangkan pembelajaran yang menggabungkan pengetahuan akademik, pengalaman praktik, pengembangan kompetensi, serta kolaborasi dengan dunia profesional.

Visi LSPR Institute adalah menjadi perguruan tinggi kelas dunia yang mandiri, inovatif, unggul, dan inklusif guna membentuk pemimpin masa depan bagi masyarakat dan industri. 

Untuk informasi lebih lanjut

Communication & Reputation Department
LSPR Institute of Communication and Business
www.lspr.ac.id
Instagram: @lsprofficial