Nur Anisa Br. Tarigan yang merupakan salah satu mahasiswi LSPR Bali, berhasil menorehkan prestasi menorehkan prestasi sebagai Putri Hijabfluencer Bali Intelegensia 2026, serta Top 10 Putri Hijabfluencer Bali Berbakat. Putri Hijabfluencer Bali merupakan sebuah ajang kecantikan sebagai wadah bagi wanita muslimah untuk mengasah potensi, kreativitas, hingga wawasan dalam memberikan pengaruh positif di media sosial maupun lingkungan masyarakat.


Sumber: Dokumentasi Pribadi LSPR News Bali

Perjalanan Anisa dalam meraih prestasi ini melewati proses seleksi secara bertahap, dimulai dari pembukaan pendaftaran, tahap audisi, hingga seremoni penyematan selempang (sashing). Kemudian, Anisa bersama para finalis lainnya mengikuti masa karantina selama tujuh hari secara hybrid. Melalui sesi pertemuan dan pembekalan materi secara daring, Anisa bersama para finalis lainnya dibekali dengan berbagai materi seputar pageantry untuk mempersiapkan para finalis agar lebih percaya diri dalam berkompetisi pada malam final.

 Menurut pengakuan Anisa, tidak ada alasan spesifik di balik keputusan yang diambil selain dorongan untuk menantang dirinya sendiri. Anisa percaya bahwa penyesalan terbesar dalam hidup terkadang tidak datang dari kegagalan, melainkan dari ketakutan untuk mengambil sebuah kesempatan. Dengan memegang prinsip, “Take the risk or lose the chance”, Anisa membuktikan bahwa keberanian datang ketika kita mulai mendengarkan kata hati dan nurani untuk keluar dari zona nyaman. Anisa juga menyebutkan bahwa ia mengawali langkahnya tanpa bekal di dunia pageant, fashion, ataupun kecantikan. Bagi Anisa, ajang ini merupakan ruang belajar yang tepat untuk melatih keberanian dan cara menempatkan diri di depan publik dengan menampilkan versi terbaik dari dirinya.


Sumber: Dokumentasi Pribadi LSPR News Bali

Dalam sesi wawancara bersama LSPR News Bali untuk liputan Bahas Prestasi (10/8), Anisa membagikan pesan inspiratifnya. Ia berpesan, “Ketika kita merasakan ada panggilan tertentu atau sesuatu yang rasanya membuat hati berdebar-debar, ada excitement tertentu, just go for it.” Dari perjalanan Anisa dalam meraih Putri Hijabfluencer Bali Intelegensia 2026,  kita belajar bahwa keterampilan bukanlah alasan untuk membatasi langkah, melainkan titik awal untuk mencapai keberhasilan. 

 

Artikel ditulis oleh Dini Afiyatus Zahroh