Dalam dunia komunikasi dan pemasaran, istilah “Public Relations” (PR) dan “Humas” sering digunakan bergantian, menyatakan kesamaan fungsi dan peran. Namun, sebenarnya terdapat perbedaan antara Public Relations dan Humas. Untuk memahami lebih jauh, mari kita telaah pengertian, tugas, dan tujuan dari Public Relations dan Humas.

Baca Juga: Public Relations: Pengertian, Jenjang Karir dan Skill yang Dibutuhkan

Pengertian Public Relations dan Humas

Public Relations (PR)

Public Relations adalah kegiatan yang bertujuan untuk membangun hubungan yang baik antara suatu organisasi atau perusahaan dengan khalayaknya, termasuk masyarakat, pelanggan, karyawan, dan pemangku kepentingan lainnya. PR berfokus pada mengelola persepsi dan citra positif tentang organisasi tersebut melalui berbagai strategi komunikasi.

Humas

Humas merupakan kependekan dari “Hubungan Masyarakat”, yang memiliki arti mirip dengan Public Relations. Humas juga bertugas untuk mengelola hubungan antara organisasi dengan khalayaknya. Secara umum, Humas sering diidentikkan dengan PR, terutama dalam konteks organisasi atau perusahaan.

Perbedaan Tujuan PR dan Humas

Tujuan Public Relations (PR)

Tujuan utama dari PR adalah membangun dan memelihara hubungan yang positif dengan berbagai pemangku kepentingan, sehingga organisasi dapat dikenal dan dipercaya oleh masyarakat. PR berupaya menciptakan reputasi yang baik dan memastikan pesan-pesan yang disampaikan sesuai dengan nilai dan identitas organisasi.

Tujuan Humas

Sedangkan, tujuan Humas mirip dengan PR, yaitu menciptakan pemahaman dan dukungan dari masyarakat terhadap organisasi. Humas berupaya memastikan bahwa komunikasi yang dilakukan organisasi terbuka, transparan, dan efektif dalam menyampaikan informasi yang penting.

Perbedaan Tugas PR dan Humas

Tugas utama dalam bidang Public Relations (PR) dan Hubungan Masyarakat (Humas) melibatkan berbagai aspek yang berkaitan dengan komunikasi, citra, dan hubungan dengan publik. Namun tetap terdapat perbedaan antara dua profesi tersebut. 

Tugas Utama Public Relations (PR)

Berikut adalah poin-poin yang merangkum tugas utama dari Public Relations (PR):

1. Membangun Citra Positif

Mengembangkan rencana komunikasi yang mencakup pesan, target audiens, dan saluran komunikasi yang efektif untuk membangun citra positif. PR dapat membangun citra positif organisasi melalui pesan yang konsisten dan aktif berinteraksi dengan publik dan juga stakeholder.

2. Mengelola Hubungan dengan Stakeholder

Selain itu, PR juga memelihara hubungan positif dengan berbagai pihak, seperti media, pelanggan, investor, dan pihak berkepentingan lainnya, untuk memastikan persepsi yang baik terhadap organisasi. 

3. Penanganan Krisis

PR harus selalu siap untuk menghadapi situasi krisis dan meresponnya dengan cepat serta taktis untuk meminimalisir dampak negatif terhadap reputasi organisasi.

4. Penerbitan Materi PR

Menulis dan menyusun berbagai materi seperti siaran pers, artikel, dan laporan yang mendukung pesan dan citra organisasi. Dalam hal ini PR, menyediakan informasi yang akurat dan relevan kepada media dan publik agar pemahaman terhadap organisasi semakin baik.

5. Membuat Kegiatan Brand Activation

PR juga membuat berbagai macam kegiatan untuk memperkuat citra positif dari perusahaan. Dimulai dari merencanakan lalu melaksanakan acara-acara yang mendukung citra dan reputasi organisasi, baik itu konferensi pers, seminar, dan acara lain yang memperkuat hubungan dengan publik. Selain itu, melakukan kegiatan-kegiatan yang mendukung hubungan positif dengan masyarakat, seperti program sosial, kampanye amal, atau inisiatif keberlanjutan.

Tugas Utama Hubungan Masyarakat (Humas)

1. Komunikasi Efektif dengan Publik

Berkomunikasi dengan berbagai segmen masyarakat untuk membangun pemahaman dan dukungan terhadap organisasi.

2. Juru Bicara Organisasi

Menjadi perwakilan resmi organisasi dalam berbagai kesempatan komunikasi, baik dengan media maupun dalam acara publik.

3. Manajemen Media Sosial

Mengelola platform media sosial organisasi dengan menghasilkan konten yang relevan, berinteraksi dengan pengikut, dan membangun hubungan positif melalui saluran ini.

Perlu dicatat bahwa meskipun ada banyak kesamaan antara PR dan Humas, istilah-istilah ini kadang-kadang digunakan secara bergantian, tergantung pada organisasi dan konteksnya. Keduanya memiliki tujuan akhir untuk membangun dan memelihara hubungan yang positif dengan publik, namun fokus dan pendekatannya bisa bervariasi tergantung pada lingkungan dan kebutuhan organisasi.

Baca Juga: Perbedaan Public Relations dan Periklanan: Mana yang Sesuai untuk Kampanye Anda?

Mendalami Dunia Public Relations di LSPR

Meskipun sering dianggap sama, perbedaan Public Relations dan Humas cukup signifikan. PR berfokus pada membangun hubungan yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan melalui strategi komunikasi yang komprehensif. Di sisi lain, Humas lebih berfokus pada kegiatan komunikasi yang berorientasi pada masyarakat, dengan tujuan menciptakan pemahaman dan dukungan terhadap organisasi.

Jika kamu tertarik untuk belajar lebih lanjut tentang dunia Public Relations dan Humas, kamu dapat menjalani pendidikan di London School of Public Relations (LSPR) Institute of Communication & Business. LSPR telah berpengalaman dalam melatih para profesional di bidang komunikasi dan pemasaran, dan dapat membantu kamu memahami lebih dalam perbedaan serta praktek terbaik dalam dunia PR dan Humas.