LSPR Institute of Communication and Business melalui LSPR School of Special Needs Education (LSPR SSNE) menyelenggarakan penganugerahan GSET Inclusion Award 2025 dalam rangkaian The 1st Global Special Education Teacher (GSET) Forum 2025. Acara ini berlangsung di Prof. Djajusman Auditorium & Performance Hall, Kampus LSPR Sudirman Park, Jakarta, pada 9 Mei 2025. Penghargaan GSET Inclusion Award 2025 diberikan kepada dua belas sekolah yang telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif serta pendidikan khusus.

Sekolah yang mendapatkan penghargaan diantaranya, Sekolah Luar Biasa C Asih Budi, Sekolah Purba Adhika, Sekolah Cikal, SMP & SMA Sekolah Inklusi School of Human, Sekolah Cita Buana, Sekolah IAS Al Jannah, ⁠Sekolah Menengah Atas Garuda Cendekia, ⁠Sekolah Marsudirini Bogor, Sekolah Luar Biasa C/CI Triasih, Sekolah Patmos,Saraswati Learning Centre, dan Sekolah Lazuardi GCS.

Penghargaan ini khusus diberikan kepada Sekolah Inklusi atau Sekolah Luar Biasa yang memiliki jenjang hingga SMA dan atau Balai Latihan Kerja. Indikator penghargaan diberikan berdasarkan beberapa kriteria yakni; komitmen berkelanjutan dalam pendidikan inklusif, pengembangan sumber daya manusia optimal, memiliki unit khusus bagi siswa berkebutuhan khusus, mampu menghasilkan lulusan berkebutuhan khusus yang berkembang baik, menerapkan metode pengajaran kreatif dan inovatif, mendapatkan respons positif dari orangtua siswa.

Founder & CEO LSPR Institute, Prita Kemal Gani menyampaikan, “Pendidikan inklusif bukan sekadar konsep, tetapi sebuah komitmen jangka panjang untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan kesempatan belajar yang setara.”

“Melalui GSET Inclusion Award 2025, kami ingin mendorong sekolah-sekolah inklusi untuk terus menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung semua siswa, tanpa terkecuali,” tegas Prita.

Dekan Fakultas Pendidikan Khusus LSPR Institute dan Direktur LSBA & LSCAA, Chrisdina Wempi menyampaikan, “GSET Award diberikan kepada sekolah-sekolah yang telah menjadi role model praktik baik dalam pendidikan inklusif.”

“Lembaga pendidikan akan semakin maju jika mau membuka diri dan saling belajar untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus,” pungkasnya.

Sumber: https://www.kompas.com/edu/read/2025/05/10/154011871/lspr-institute-berikan-gset-inclusion-award-2025-bagi-12-sekolah-inklusif.