

Jakarta, 8 Oktober 2026 — Debat Publik Calon Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) LSPR Institute periode 2026/2027 diselenggarakan pada Kamis (8/10) di LSPR Sudirman Park, Jakarta. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian pemilihan BEM LSPR yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal visi, misi, serta program kerja pasangan calon sebelum memasuki periode kepengurusan yang baru.

Sumber: Dokumentasi Pribadi LSPR
Pada periode pemilihan kali ini, terdapat satu pasangan calon yang maju, yaitu Diva Nafisa sebagai calon Ketua BEM dan Hasbi Faturrahman sebagai calon Wakil Ketua BEM. Mengusung nama Kabinet Naravasta dengan slogan “Bertumbuh dalam Perjalanan, Berkarya dalam Kebersamaan”, pasangan calon ini membawa semangat kebersamaan dan komitmen untuk merangkul mahasiswa dalam menjalankan kepengurusan mendatang. Acara dibuka oleh Master of Ceremonies (MC), dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua BEM LSPR periode 2025/2026, serta Kepala Departemen Kemahasiswaan. Setelah rangkaian pembukaan selesai, kegiatan berlanjut ke sesi utama debat publik yang terdiri dari pemaparan visi, misi, dan program kerja, sesi tanya jawab bersama panelis, serta sesi tanya jawab bersama audiens.
Pada sesi pertama, Diva Nafisa dan Hasbi Faturrahman memaparkan visi, misi, serta program kerja Kabinet Naravasta untuk periode 2026/2027. Dalam pemaparannya, pasangan calon menyoroti pentingnya kebersamaan dan upaya merangkul mahasiswa sebagai bagian dari arah kepengurusan BEM. Melalui gagasan yang disampaikan, Kabinet Naravasta memperkenalkan rencana kerja yang berorientasi pada keterlibatan mahasiswa dan kebersamaan dalam lingkungan kampus. Memasuki sesi kedua, tiga panelis memberikan pertanyaan kepada pasangan calon untuk menggali lebih dalam gagasan, visi, misi, serta program kerja yang telah dipaparkan. Pada sesi ini, calon Ketua dan Wakil Ketua BEM diwajibkan menjawab pertanyaan sesuai dengan ketentuan debat yang berlaku. Sesi tanya jawab tersebut menjadi kesempatan bagi panelis untuk mendalami rencana kerja dan komitmen pasangan calon dalam menjalankan kepengurusan BEM LSPR.
Sumber: Dokumentasi Pribadi LSPR
Setelah sesi bersama panelis, acara memasuki waktu istirahat yang turut diisi dengan penampilan mahasiswa LSPR. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama audiens yang terdiri dari mahasiswa LSPR. Berbeda dari sesi sebelumnya, pada bagian ini anggota calon kabinet juga diperbolehkan untuk ikut menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh mahasiswa. Sesi bersama audiens memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada pasangan calon maupun anggota kabinet. Interaksi ini menjadi bagian dari proses penyampaian gagasan dan pertukaran pandangan antara mahasiswa dengan calon pengurus BEM LSPR periode 2026/2027.
Melalui debat publik ini, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengenal lebih jauh arah kepemimpinan dan program kerja yang ditawarkan oleh Kabinet Naravasta. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berpartisipasi dalam proses pemilihan melalui pertanyaan dan pandangan yang disampaikan selama debat berlangsung.
Artikel ditulis oleh Keisha Shelomita










