Kegiatan “Building Confidence Through Performance” yang diselenggarakan oleh tim marketing LSPR Institute of Communication and Business pada Rabu, 13 Mei 2026 di Arswendo Atmowiloto Drama Room LSPR Transpark Bekasi menjadi ajang pengenalan dunia Performing Arts Communication (PAC) bagi calon mahasiswa baru. Dalam sesi yang dibawakan oleh Dr. Mikhael Yulius Cobis, peserta diajak memahami bagaimana proses pembelajaran PAC berlangsung, mulai dari produksi hingga nonproduksi. Dr. Mikhael Yulius Cobis, M.Si., M.M. yang juga merupakan Wakil Rektor III sekaligus dosen Performing Arts Communication menjelaskan bahwa seni memiliki banyak bentuk, namun teater menjadi fokus utama di LSPR karena dianggap sebagai payung besar dalam dunia seni peran. Peserta juga diperlihatkan video teater tugas akhir mahasiswa PAC yang seluruh proses produksinya dilakukan langsung oleh mahasiswa-mahasiswi LSPR. Selain membagikan pengalaman pribadinya selama menjadi mahasiswa, beliau juga menyampaikan pesan, “It’s okay to feel nervous,” sebagai bentuk dukungan agar peserta lebih percaya diri saat tampil di depan umum.


Sumber: Dokumentasi Pribadi LSPR News

Tidak hanya berisi pemaparan materi, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai workshop dan games interaktif yang berkaitan dengan mata kuliah PAC. Peserta mengikuti vocal warm up, latihan pernapasan, hingga latihan ekspresi wajah untuk melatih kepercayaan diri dan body language saat tampil di depan umum. Suasana semakin meriah dengan games perkenalan diri menggunakan gerakan, permainan ekspresi “lion face, lime face”, hingga latihan “sikap lilin” yang mengajak peserta berimajinasi menjadi lilin dari utuh hingga habis terbakar. Selain itu, peserta juga mengikuti latihan gerak tubuh dengan menggoyangkan tangan kanan hingga kaki kiri sambil menghitung angka 1–7. Di akhir kegiatan, tiga peserta berhasil menjadi pemenang dalam games “lion face, lime face”, sementara peserta yang kalah juga menampilkan aksi seru yang menghibur seluruh ruangan.

Sumber: Dokumentasi Pribadi LSPR News

 

Artikel ditulis oleh Angelica Lydia Putri Yovale