Denpasar, 24 Oktober 2025 – Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Bali berkolaborasi dengan LSPR Bali, sukses menyelenggarakan kegiatan “Next Gen AI yang mengambil tema “Empowering Minds, Supporting Access to Helpful Information with AI”, sebuah pelatihan literasi kecerdasan buatan yang diikuti oleh 50 mahasiswa Ilmu Komunikasi dari LSPR Institute of Communication and Business Bali.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Collegian AI Accelerator Fellowship yang diadakan serentak di lima kota besar Bengkulu, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Bali  dengan tujuan meningkatkan kesiapan generasi muda Indonesia dalam menghadapi transformasi digital berbasis kecerdasan buatan (AI), guna menciptakan generasi cerdas di era digital. 

Acara ini berlangsung menyenangkan dengan berbagai sesi interaktif, mulai dari pemaparan materi, simulasi praktik, hingga AI coaching session. Para peserta diperkenalkan pada alat-alat AI yang relevan untuk kegiatan akademik seperti pencarian literatur, analisis data, hingga pembuatan presentasi interaktif.

Dalam sambutannya, Executive Director LSPR Bali, Ms. Gesille Sedra Buot, MBA, mengapresiasi acara ini sebagai bentuk kolaborasi yang sangat positif, terlebih AI menjadi hal yang sangat dekat dengan anak-anak muda khususnya mahasiswa.  “Semakin banyak kita membaca dan terlibat di era digital, semakin penting bagi kita untuk berhati-hati. Apalagi dengan profesi kita di bidang komunikasi, kita seharusnya menjadi sumber kebenaran dalam setiap pesan yang kita sampaikan. Jangan sampai kita justru menjadi yang pertama menyebarkan berita palsu, deepfake, dan berbagai bentuk disinformasi lainnya, karena itu, saya sangat senang hari ini kita memiliki Mafindo yang hadir untuk mendukung dan membantu kita menjaga kebenaran, sekaligus membentuk kita menjadi AI Warriors,” ungkapnya. 

Selain itu, Ms. Gesille juga menekankan pentingnya kesadaran akan tanggung jawab dan etika penggunaan AI. “Bukan hanya bisa menggunakannya, tapi tahu kapan dan bagaimana menggunakan AI  secara bertanggung jawab. Jadilah pribadi yang ingin tahu dan manfaatkan kesempatan ini untuk belajar lebih dalam tentang penggunaan AI dari para ahlinya. Terima kasih Mafindo atas kolaborasinya bersama kami,” tambahnya.

Sesi pelatihan dipandu oleh para fasilitator dan trainer berpengalaman di bidang komunikasi dan literasi digital, yaitu Dimas Fadhilah Aprilian Santosa, Christina Theodora Sanger, Arida Anjaswari, dan M. I. Wahyu Dwi Hartanti. Kegiatan berlangsung penuh semangat, ditandai dengan partisipasi aktif mahasiswa dalam setiap sesi praktik dan diskusi.

Kegiatan pelatihan ini terbagi ke dalam dua sesi utama pemaparan materi oleh para trainer, diselingi dengan istirahat makan siang, serta ice breaking yang dirancang untuk membangun kembali semangat dan antusiasme peserta. Pada sesi pertama, peserta diperkenalkan dengan cara menggunakan fitur Gemini Gems sebagai alat bantu dalam memperoleh informasi yang lebih mendalam dan akurat mengenai suatu topik. Para trainer juga mengajarkan teknik membuat prompt yang efektif, sehingga hasil yang diperoleh dari AI menjadi lebih tepat sasaran dan relevan dengan kebutuhan pengguna.

Sementara pada sesi kedua, materi berfokus pada penggunaan Notebook LM yaitu sebuah AI research tool and thinking partner yang mampu menganalisis sumber informasi, menyederhanakan kompleksitas data, dan mengubahnya menjadi konten yang mudah dipahami. Fitur mind map yang terdapat dalam Notebook LM juga membantu mahasiswa dalam proses pembelajaran, terutama dalam menyusun ide dan alur berpikir secara visual dan sistematis. Kedua sesi ini memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa untuk memahami dan menerapkan teknologi AI dalam kegiatan akademik dan komunikasi, sekaligus menumbuhkan kesadaran etis dalam penggunaannya.

Dimas Fadhilah Aprilian Santosa, Koordinator Wilayah Mafindo Bali dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada LSPR Bali karena sudah berkenan berkolaborasi. “Kami dari Mafindo adalah organisasi kerelawanan yang di Bali sendiri telah dideklarasikan sejak tahun 2022 dan terus aktif hingga saat ini. Aktivitas kami berfokus pada pelatihan literasi digital, pemeriksaan fakta, dan kampanye anti-hoaks, sehingga senang sekali hari ini bisa berkolaborasi dengan mahasiswa-mahasiswi LSPR Bali yang luar biasa”, ungkapnya, 

Sementara itu apresiasi juga hadir dari satu peserta, Putu Bagus Hary Weda Saputra, mahasiswa LSPR Bali Batch 5, mengungkapkan antusiasmenya setelah mengikuti kegiatan ini, “Saya sangat senang bisa mengikuti pelatihan Next Gen AI ini. Banyak sekali insight baru yang saya dapat tentang bagaimana menggunakan AI dengan lebih bijak dan dan maksimal,” ujarnya dengan semangat. 

Melalui Next Gen AI, Mafindo Bali berharap dapat terus memperluas dampak edukatifnya, khususnya di kalangan mahasiswa dan komunitas akademik di Bali, dalam mendorong pemanfaatan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

A A Istri Putri Dwi Jayanti, M.I.Kom

Public Relations Manager LSPR Bali 

Hp. +62822-4752-3657