Jakarta, 19 Desember 2025 – Program Studi Pariwisata, Fakultas Bisnis, LSPR Institute of Communication and Business (LSPR Institute) menyelenggarakan kegiatan Field Trip pembelajaran lapangan bagi mahasiswa semester 1 Program Studi Pariwisata (kelas reguler dan blended) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kegiatan ini diikuti oleh 20 mahasiswa Batch 6 dan merupakan bagian dari pembelajaran pada mata kuliah Introduction to Tourism.
Field trip ini bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa pada metode pengumpulan data produk wisata secara langsung di lapangan, sekaligus membekali mereka dengan pengalaman awal dalam mengamati dan menganalisis komponen pariwisata secara komprehensif. Fokus utama kegiatan adalah praktik lapangan, agar mahasiswa tidak hanya memahami konsep secara teoretis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam konteks destinasi nyata.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa melakukan visitasi dan diskusi langsung dengan pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang dikelola oleh PT Bhumi Visatanda Indonesia. Sesi diskusi menghadirkan para narasumber dari internal pengelola TMII, yaitu Aisya Tanzil, S.Ikom selaku Digital Marketing Department Head, Faiz Wira Atma, S.Psi., M.M selaku Human Capital Development & Service Division Head, serta didukung oleh Ratih Kusumaningrum selaku Sales Edutainment Officer yang mendampingi dan memfasilitasi pertemuan. Diskusi ini membahas pengelolaan pariwisata budaya, pengembangan layanan edutainment, serta penerapan inovasi digital dalam pengelolaan destinasi wisata. Diskusi tersebut membahas berbagai aspek pengelolaan bisnis pariwisata budaya, pelestarian nilai-nilai budaya Nusantara, serta penerapan inovasi digital dalam pengelolaan bisnis wisata. Kegiatan visitasi diakhiri dengan penyerahan plakat sebagai bentuk apresiasi dan kerja sama akademik antara LSPR dan pengelola TMII. Selain itu, mahasiswa juga melakukan observasi lapangan untuk mengidentifikasi atraksi, fasilitas, dan layanan wisata yang ada di kawasan TMII.
Ketua Program Studi Pariwisata LSPR, Jati Paras Ayu, MM.Par., CHE, menegaskan bahwa “Kegiatan field trip ke TMII menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi Mahasiswa Pariwisata LSPR untuk menggali pengelolaan bisnis pariwisata budaya dan inovasi digital. Melalui observasi langsung, mahasiswa memahami strategi pengembangan destinasi, pemanfaatan teknologi, pelestarian budaya, serta peningkatan pengalaman wisata berkelanjutan yang mendukung daya saing industri kreatif nasional masa depan Indonesia berkelanjutan”. jelasnya.
Dosen pengampu mata kuliah Introduction to Tourism sekaligus penanggung jawab kegiatan, Yesi Pandu Pratama Wibowo DC, M.Par, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai langkah awal mahasiswa dalam proses riset pariwisata. “Mahasiswa tidak hanya diajak berkunjung, tetapi juga dilatih untuk mengamati dan menganalisis produk wisata secara sistematis dengan perspektif bisnis dan inovasi digital. Hasil dari kegiatan ini akan menjadi dasar bagi mahasiswa dalam menyusun laporan awal identifikasi produk wisata yang diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mata kuliah lanjutan maupun penelitian terapan yang relevan dengan kebutuhan industri pariwisata modern,” ungkapnya.
Ke depan, Program Studi Pariwisata LSPR berkomitmen untuk terus mengintegrasikan pembelajaran berbasis praktik lapangan dengan kebutuhan industri pariwisata global. Pendekatan ini sejalan dengan tuntutan industri yang membutuhkan lulusan dengan kemampuan observasi, analisis destinasi, serta pemahaman terhadap pengelolaan pariwisata yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan seperti field trip ini, mahasiswa diharapkan mampu membangun perspektif global sejak dini, tanpa kehilangan sensitivitas terhadap konteks budaya lokal Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut:
Program Studi Pariwisata
Fakultas Bisnis – LSPR Institute of Communication and Business









