


Dalam upaya memperkuat kapabilitas dalam penyusunan rilis berita serta pemetaan indikator krisis organisasi, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyelenggarakan pelatihan intensif bertajuk “Writing Skills & Managing Crisis Communication”. Kegiatan ini diikuti oleh 6 peserta yang terdiri dari staf Humas serta Manager Area pada 19 Desember 2025 di Kampus LSPR Sudirman Park, Jakarta.
Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh krusialnya peran praktisi Media Relations yang tidak hanya dituntut terampil dalam menulis, tetapi juga harus adaptif dan sistematis dalam menanggapi isu negatif. Kemampuan mendeteksi sinyal krisis sejak dini menjadi kunci agar dinamika operasional perusahaan tetap terjaga dan citra positif korporasi tetap terlindungi dari risiko krisis komunikasi yang lebih luas.

Guna mencapai standar kompetensi yang diharapkan, pelatihan ini menghadirkan dua pakar komunikasi yang membedah materi strategis sebagai berikut:
- Writing Skills: Disampaikan oleh Dr. Lestari Nurhajati, M.Si. Materi ini berfokus pada teknik penulisan media yang efektif serta cara menyisipkan nilai berita (news value) agar informasi yang disampaikan mendapatkan atensi positif dari rekan-rekan media.
- Managing Crisis Communication: Dipandu oleh Mr. Rudi Sukandar, Ph.D. Peserta dibekali strategi manajemen isu dan komunikasi krisis. Fokus utamanya adalah bagaimana mengelola informasi di tengah situasi sulit guna menjaga reputasi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia di mata publik.

Dengan diadakannya pelatihan ini, diharapkan para tim humas dan manajer di PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia dapat memberikan dukungan yang lebih maksimal pada perusahaan.













