Jakarta, 14 Januari 2026 – Departemen Kajian Strategis BEM LSPR bekerja sama dengan Story of Anggy dan sukses menyelenggarakan talkshow berjudul “Media Sosial dan Pengaruhnya terhadap Individu dan Kebijakan Negara” dan dilaksanakan di LSPR Sudirman Park, Jakarta. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis yang membahas peran media sosial dalam membentuk perilaku individu sekaligus mempengaruhi arah kebijakan publik di Indonesia.

Talkshow ini menghadirkan dua narasumber dengan latar belakang yang saling melengkapi. Narasumber pertama, Anggrainy Santi Vaulinda Pasaribu, S.I.P., MBA, selaku Founder & CEO Story of Anggy, membagikan perspektif dari sisi praktisi media dan komunikasi digital. Narasumber kedua, Junico Bisuk Partahi Siahaan, S.E., Anggota Komisi I DPR RI, menyampaikan pandangan dari sudut kebijakan dan lembaga negara.


Sumber: Dokumentasi Pribadi LSPR News

Dalam pemaparannya, Anggrainy Santi Vaulinda menekankan bahwa media sosial saat ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana berbagi informasi, tetapi juga sebagai ruang pembentukan identitas, opini, dan kesadaran sosial. Ia menyoroti bagaimana narasi yang dibangun di media sosial dapat mempengaruhi cara individu memandang isu sosial, politik, dan budaya. Menurutnya, literasi digital menjadi kunci agar masyarakat tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu bersikap kritis terhadap konten yang mereka terima dan sebarkan.

Sementara itu, Junico Bisuk Partahi Siahaan menjelaskan bahwa media sosial telah menjadi variabel penting dalam proses perumusan kebijakan negara. Aspirasi publik, kritik, hingga tekanan politik kini banyak disalurkan melalui platform digital. Ia menegaskan bahwa negara perlu hadir secara adaptif, tidak hanya melalui regulasi, tetapi juga dengan membangun komunikasi yang terbuka dan transparan dengan masyarakat di ruang digital. Kebijakan yang responsif, menurutnya, harus mampu membaca dinamika opini publik tanpa mengabaikan prinsip demokrasi dan kebebasan berekspresi. 

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan melibatkan partisipasi aktif dari para peserta. Berbagai pertanyaan dan pandangan kritis muncul, mulai dari isu etika bermedia sosial, peran influencer dalam membentuk opini publik, hingga tantangan pemerintah dalam mengelola arus informasi digital yang begitu cepat. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya perhatian generasi muda terhadap isu media sosial dan dampaknya terhadap kehidupan bernegara.


Sumber: Dokumentasi Pribadi LSPR News

Departemen Kajian Strategis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini, khususnya kepada para narasumber, tamu undangan, serta panitia yang terlibat. Kolaborasi dengan Story of Anggy diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menghadirkan lebih banyak ruang diskusi kritis yang relevan dengan tantangan komunikasi dan kebijakan di era digital.

Melalui talkshow ini, diharapkan peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai posisi media sosial sebagai kekuatan sosial dan politik, sekaligus menyadari pentingnya peran individu dalam menggunakan media digital secara bijak, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan bersama.



Artikel ditulis oleh Ghina Annafes Pakaya