

Bekasi, November 2025 – Mahasiswa Program Studi Digital Business Management LSPR Institute of Communication and Business dari kelas DBM04-1TP melaksanakan program Community Development bertajuk “Visionary Green Society: Edukasi Kewirausahaan Digital Berbasis Produk Ramah Lingkungan” di Global Persada Mandiri School, Bekasi.
Program ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa LSPR dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), sekaligus menguatkan semangat Global ASEAN Campus yang menekankan kolaborasi regional, kreativitas, dan kepedulian sosial antar generasi muda. Mengusung identitas digital Greenovate, kegiatan ini menghadirkan edukasi keberlanjutan, workshop inovasi produk ramah lingkungan, serta pelatihan kewirausahaan digital bagi siswa SMA.

Hari pertama program Community Development Go Greenovate: Visionary Green Society dibuka dengan rangkaian sambutan resmi dari seluruh pihak yang terlibat. Acara diawali oleh Taufiqurahman K. G, selaku Ketua Pelaksana Go Greenovate, dalam sambutannya, Ketua Pelaksana menegaskan bahwa kesempatan untuk menciptakan perubahan tidak harus menunggu besar, tetapi bisa dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan hari ini.
“Your big opportunity may be right where you are now.” – Napoleon Hill
“Melalui Visionary Green Society dan Greenovate, kami ingin mengajak generasi muda untuk melihat bahwa peluang besar bisa dimulai dari lingkungan sekitar.” Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ma’am Maria Atik Kuncorowati, M.Pd, selaku Kepala Sekolah SMA Global Persada Mandiri, yang mengapresiasi kontribusi LSPR dalam menghadirkan pembelajaran berbasis kolaborasi dan keberlanjutan bagi para siswa.
Acara kemudian dilanjutkan oleh Ma’am Yuliana Riana Prasetyawati, M.M, Dekan Fakultas Bisnis LSPR, yang menegaskan komitmen institusi dalam mendorong inovasi pendidikan dan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan multidisiplin. Rangkaian sambutan ditutup oleh Ms Mega Puspita Perwira Jaya, MBA, Dosen Pengampu Mata Kuliah Community Development, yang menekankan nilai edukatif, kolaboratif, dan transformatif dari program ini bagi mahasiswa maupun sekolah mitra.
Usai sesi sambutan, siswa diperkenalkan pada profil LSPR sebagai institusi pendidikan berakreditasi unggul yang aktif memperkuat kolaborasi internasional melalui inisiatif ASEAN Campus. Kegiatan selanjutnya dilanjutkan dengan pengenalan Program Studi Digital Business Management, yang membekali mahasiswa dengan kompetensi bisnis digital, inovasi teknologi, serta kemampuan adaptasi terhadap perubahan industri.
Tim Go Greenovate kemudian menyampaikan gambaran umum program, termasuk tujuan edukasi kewirausahaan digital berbasis keberlanjutan, serta penjelasan mengenai konsep Greenovate sebagai identitas digital kelompok.
Sebelum memasuki materi utama, siswa mengisi pre-survey untuk mengetahui tingkat pemahaman awal tentang isu keberlanjutan, ekonomi sirkular, dan digital entrepreneurship.
Sesi materi dimulai dengan penjelasan tentang Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya fokus pada SDG 12: Responsible Consumption and Production. Peserta diperkenalkan pada urgensi penerapan gaya hidup berkelanjutan di tengah meningkatnya isu lingkungan, seperti:
- Indonesia sebagai penghasil sampah plastik terbesar kedua di dunia
- Dampak pencemaran laut, kerusakan ekosistem, dan penumpukan limbah
- Munculnya peluang bisnis ramah lingkungan (eco-friendly products)
- Pergeseran paradigma dari “untung besar” menjadi “berdampak positif”
Siswa juga diperkenalkan pada konsep 3P (People, Planet,Profit) sebagai prinsip dasar bisnis berkelanjutan, yang menyeimbangkan keuntungan ekonomi dengan manfaat sosial dan pelestarian lingkungan.
Setelah memahami gambaran umum masalah lingkungan dan peluang ekonomi hijau, siswa diajak melihat bagaimana teori tersebut diwujudkan menjadi aksi nyata melalui proyek Go Greenovate. Materi ini menekankan bahwa konsep keberlanjutan bukan hanya ide abstrak, melainkan dapat langsung diterapkan dalam bentuk produk sederhana namun berdampak.
- Luffa Eco-Sponge adalah produk spons alami yang terbuat dari tanaman luffa (gambas) sebagai alternatif pengganti spons sintetis. Pemilihan luffa didasarkan pada sifatnya yang biodegradable, higienis, dan ramah lingkungan sehingga lebih aman digunakan. Jika dibandingkan dengan spons sintetis, spons luffa memiliki keunggulan dalam ketahanan serta tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Selain itu, pemanfaatan luffa juga berpotensi menjadi peluang bisnis yang mudah dijalankan oleh siswa SMA, mengingat bahan yang mudah didapat dan proses produksi yang sederhana.
- Artwork ReBottle merupakan proyek seni daur ulang yang mengubah botol plastik bekas menjadi karya bernilai estetika. Melalui proses kreatif seperti memotong, membentuk, dan menyusun kembali botol plastik, limbah yang semula tidak terpakai justru dapat menjadi produk dekoratif seperti hiasan gantung, mini ornaments, dan berbagai aksesoris kreatif. Proyek ini mencerminkan prinsip From Waste to Valuable Product yang menjadi inti dari Greenovate, sekaligus menunjukkan bahwa seni daur ulang dapat membuka peluang dalam industri kreatif yang ramah lingkungan.
Workshop Pembuatan Produk Ramah Lingkungan (Praktik Langsung)
Setelah memahami materi mengenai keberlanjutan dan prinsip dasar Greenovate, siswa memasuki sesi inti hari pertama yaitu Workshop Pembuatan Produk Ramah Lingkungan. Pada sesi ini, peserta dibagi ke dalam dua kelompok besar untuk mempraktikkan pembuatan Luffa Eco-Sponge dan Recycle Keychain dari tutup botol plastik. Fasilitator memberikan pengenalan mengenai alat dan bahan yang digunakan, prosedur keamanan, serta cara menjaga area kerja tetap rapi dan aman. Panitia kemudian mendemonstrasikan langkah-langkah pembuatan produk, mulai dari persiapan bahan hingga proses pembentukan dan dekorasi. Setelah itu, siswa melakukan praktik langsung secara berkelompok dengan bimbingan panitia, memastikan seluruh anggota berkontribusi dan mengikuti prosedur yang telah dijelaskan.
Pada kegiatan hari pertama program GoGreenovate, siswa mendapatkan pemahaman dasar tentang kesadaran lingkungan, kreativitas, serta jiwa greenpreneurship. Sebelum sesi ditutup, panitia melakukan rekap kegiatan, memberikan informasi untuk agenda hari kedua, dan mengadakan sesi dokumentasi. Hari pertama berhasil membangun fondasi pemahaman siswa mengenai SDGs, prinsip 3P (People, Planet, Profit), dan pentingnya aksi nyata dalam menciptakan solusi lingkungan.

Pada hari kedua pelaksanaan program GoGreenovate, peserta mengikuti rangkaian workshop dan pelatihan yang berfokus pada pengembangan keterampilan bisnis dan pemberdayaan digital. Sesi dimulai dengan pemaparan mengenai Business Model Canvas (BMC), di mana para siswa SMA Global Persada Mandiri Bekasi diajak memahami cara merancang alur kerja bisnis secara menyeluruh melalui pendekatan yang sederhana dan visual. Suasana diskusi berjalan dinamis dan interaktif, membuat peserta aktif mengolah ide bisnis mereka masing-masing.
Materi berikutnya membahas AI Prompting, khususnya bagaimana memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membantu penyusunan BMC, menghasilkan ide konten, hingga menciptakan desain logo dan identitas branding. Peserta juga dilatih menyusun prompt yang efektif sehingga mampu menghasilkan output yang relevan untuk kebutuhan bisnis mereka.
Sesi kemudian dilanjutkan dengan pemaparan pengenalan digital marketing, yang memberikan gambaran tentang bagaimana strategi pemasaran digital dapat digunakan untuk menjangkau audiens, membangun hubungan dengan pelanggan, dan mengembangkan brand secara berkelanjutan.
Pada bagian Marketplace Execution, peserta diperkenalkan pada platform marketplace TOCO, yang resmi diluncurkan pada tahun 2024. Dalam sesi ini, peserta diajarkan langkah demi langkah dalam membuat akun seller, mengisi profil brand, mengunggah foto produk, menuliskan deskripsi dan harga, serta menambahkan green value point sebelum mempublikasikan produk mereka.
Setelah seluruh materi disampaikan, peserta diminta mengisi post-survey sebagai evaluasi pemahaman atas pembelajaran hari kedua. Kegiatan ditutup dengan sesi penjurian untuk menilai kelompok dengan pembuatan produk terbaik, BMC paling tepat, serta akun TOCO paling sesuai dengan materi yang telah diberikan. Kelompok dengan hasil terbaik mendapatkan hadiah apresiasi.
Melalui kegiatan rangkaian yang berlangsung selama dua hari, Program Community Development GoGreenovate: Visionary Green Society berhasil memberikan pengalaman belajar komprehensif bagi siswa SMA Global Persada Mandiri Bekasi, mulai dari pemahaman konsep keinginan dan isu lingkungan hingga keterampilan praktis seperti pembuatan produk ramah lingkungan, penerapan prinsip kewirausahaan hijau, serta pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam mengembangkan ide bisnis. Kolaborasi antara mahasiswa Digital Business Management LSPR dan pihak sekolah menunjukkan bahwa pendidikan berbasis aksi nyata mampu menumbuhkan literasi lingkungan, kreativitas, dan kesadaran generasi muda dalam menjawab tantangan masa depan.












