

Bandung, 12 Februari 2026 — LSPR Institute of Communication and Business melanjutkan rangkaian kegiatan benchmarking melalui kunjungan ke Telkom University, Bandung. Pertemuan ini menjadi bagian dari penguatan strategi institusi, khususnya dalam bidang riset, internasionalisasi, dan tata kelola yang terintegrasi.
Kunjungan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan LSPR, yaitu Direktur Pascasarjana Associate Professor Dr. Rino F. Boer, Dekan Fakultas Bisnis Dr. Yuliana Prasetyawati, COO Mr. Kamal, Direktur LPPM Prof. Suraya, Head of Community Service Dr. Rani Chandra, Direktur Penjaminan Mutu Vanny Adriani, Head of Controller Arinta Zerri, Head of Finance Derry, serta Head of Communication & Reputation Department Emilya Setyaningtyas. Rombongan LSPR disambut oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Kerja Sama Telkom University Bp. Angga Rusdinar, Ph.D., bersama jajaran pimpinan terkait.

Pertemuan yang berlangsung di Gedung Bangkit Telkom University ini membahas sejumlah isu strategis, mulai dari pengelolaan kelas internasional, sistem pendanaan riset berbasis luaran, hingga transformasi digital dalam tata kelola institusi. Telkom University memaparkan pengembangan kelas internasional yang mensyaratkan kesiapan program studi unggul, serta jejaring kerja sama internasional yang telah terbangun. Kurikulum tetap setara dengan kelas reguler, dengan pendekatan pembelajaran yang dirancang untuk memenuhi standar global.
Pada aspek riset, diskusi menyoroti skema pendanaan yang terstruktur dengan target luaran yang jelas, termasuk publikasi Q1 dan Q2 serta dukungan biaya publikasi. Pendekatan ini menunjukkan bagaimana tata kelola riset dapat dirancang secara sistematis untuk mendorong produktivitas akademik sekaligus menjaga kualitas luaran.

Pembahasan juga mencakup pengelolaan Dana Abadi (Endowment Fund) yang dikelola secara transparan melalui dashboard terintegrasi dan diaudit secara berkala. Dana tersebut dimanfaatkan untuk pengembangan institusi dan dukungan beasiswa mahasiswa, dengan kebijakan investasi yang diatur secara akuntabel.
Selain itu, pengembangan sistem digital terintegrasi yang menghubungkan layanan akademik berbasis OBE, pelaporan internal, serta integrasi dengan PDDIKTI menjadi salah satu praktik baik dalam mendukung efisiensi dan akurasi data institusi.

Kunjungan ini menjadi ruang pertukaran gagasan yang konstruktif antara kedua institusi. Melalui pembelajaran lintas kampus, LSPR terus memperkuat fondasi tata kelola, riset, dan internasionalisasi sebagai bagian dari langkah berkelanjutan menuju institusi yang semakin kompetitif dan berorientasi global. Benchmarking ditutup dengan tur kampus melihat sarana dan prasarana













