

Pada tanggal 13 dan 20 November 2025 kemarin, teman-teman kelas EL04-2SP, Batch 4 Fakultas Bisnis LSPR Institute melaksanakan kegiatan Community Development yang bertajuk “Recycle Lab” di SMA Al-Fath Cirendeu. Program ini diikuti oleh lebih dari 100 siswa dan dirancang untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan pelajar sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi dari pengolahan limbah plastik dan baju bekas. Melalui pendekatan yang interaktif, Recycle Lab menghadirkan serangkaian kegiatan yang menggabungkan edukasi, kreativitas, dan praktik langsung. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun siswa karena memberikan pengalaman pembelajaran yang berbeda dari kegiatan kelas pada umumnya.
Hari pertama Recycle Lab yang dilaksanakan pada tanggal 13 November 2025 menghadirkan sesi seminar yang bertajuk “Recycle Talks: Sustainable Business” yang dibawakan oleh Bapak Heru Gunadi, M.B selaku dosen LSPR Institute dan Founder Sociard dan Ibu Rini Ismiati selaku Founder Green Lentik. Melalui kegiatan ini, para siswa diperkenalkan pada konsep kewirausahaan berkelanjutan yang mencakup isu limbah fashion, pentingnya transisi menuju ekonomi sirkular, serta peran kreativitas dalam mengubah limbah menjadi produk bernilai jual.
Ibu Rini turut membagikan pengalaman nyata mengenai pemberdayaan perempuan melalui usaha Green Lentik dalam mengolah limbah plastik dan tekstil menjadi produk upcycle serta memberikan peluang ekonomi bagi perempuan single parent dan putus sekolah. Sementara itu, Bapak Heru memberikan wawasan mengenai bagaimana praktik bisnis dapat selaras dengan prinsip keberlanjutan dan menghasilkan dampak sosial yang positif. Melalui seminar ini, siswa SMA Al-Fath mendapatkan pandangan baru bahwa inovasi dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan berdampingan dan mereka dapat berperan menjadi agent of change dengan memulai langkah-langkah sederhana dalam menjaga lingkungan serta dapat menciptakan peluang ekonomi di masa yang akan datang.
Kegiatan hari pertama dilanjutkan dengan pemaparan materi Business Model Canvas (BMC) yang dibawakan oleh salah satu panitia sebagai dasar untuk memahami proses merancang sebuah ide bisnis. Setelah memperoleh penjelasan mengenai sembilan komponen BMC, siswa menyusun BMC secara berkelompok sesuai arahan yang diberikan. Dalam pelaksanaannya, setiap kelompok didampingi oleh panitia agar pengembangan ide bisnis mereka berlangsung lebih terarah. Sesi ini berfungsi sebagai persiapan utama sebelum siswa mengikuti workshop di hari kedua. Selama sesi penyusunan, para siswa menunjukkan interaksi dan kreativitas yang tinggi dalam mengembangkan ide bisnis mereka.

Sumber: Dokumentasi Pribadi LSPR
Pada hari kedua yang dilaksanakan pada tanggal 20 November 2025, kegiatan Recycle Lab dilanjutkan dengan sesi praktik langsung melalui dua kegiatan workshop, yaitu “Stitch and Sustain” dan “Eco-Charm with Meliora”. Workshop Stitch and Sustain mengajak siswa mengolah limbah tekstil menjadi pouch sederhana menggunakan teknik jahit dasar yang mudah diikuti. Kegiatan ini tidak hanya mengembangkan keterampilan tangan, tetapi juga memberikan pemahaman bahwa limbah tekstil dapat diolah menjadi produk fungsional yang berkualitas. Sementara itu, dalam workshop Eco-Charm with Meliora, siswa belajar mengolah limbah plastik menjadi bag charm ramah lingkungan bersama Meliora, sebuah brand aksesoris berkelanjutan yang menggunakan limbah plastik sebagai bahan utama produk. Melalui kedua workshop ini, siswa dapat melihat bahwa sampah dapat diubah menjadi produk kreatif yang memiliki nilai estetika dan nilai jual.

Sumber: Dokumentasi Pribadi LSPR
Dengan terselenggaranya program ini, diharapkan siswa SMA Al-Fath Cirendeu memperoleh pemahaman baru mengenai prinsip keberlanjutan dan dapat menerapkannya dalam kegiatan sehari-hari. Kolaborasi antara Recycle Lab, pihak sekolah, dan para mitra seperti Sociard, Green Lentik, dan Meliora menjadi bentuk nyata dalam mendorong generasi muda agar lebih peduli terhadap isu lingkungan dan menciptakan keberanian dalam berinovasi. Melalui program ini, siswa diharapkan terinspirasi untuk terus mengembangkan ide dan keterampilan yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.













