Jakarta, 30 Juni 2026 — Film Screening of The 8th SDG Film Festival 2026 diselenggarakan pada Selasa (30/06) berlangsung secara hybrid dengan menghadirkan pemutaran film secara tatap muka di Rafael Jolongbayan Room, LSPR Sudirman Park, Jakarta, serta daring untuk menjangkau peserta internasional. Kegiatan ini menayangkan 16 film pendek yang bertema Sustainable Development Goals (SDGs) hasil karya mahasiswa serta sineas dari berbagai negara. 


Sumber: Dokumentasi Pribadi LSPR News

Acara ini dihadiri oleh Dr. Joe Harrianto Setiawan selaku Head of Study Program Communication LSPR Institute, Andrew Trigg, B.Sc., selaku filmmaker dan dosen LSPR Institute of Communication and Business, Dr. Ben Harbisher selaku Director of SDG Film Festival, beserta para sineas, mahasiswa, mitra, dan peserta yang mengikuti acara baik secara tatap muka maupun daring dari berbagai belahan dunia.

Dalam rangkaian The 8th SDG Film Festival 2026, film screening ini sebagai ruang apresiasi bagi sineas untuk menyampaikan pandangan mereka mengenai isu keberlanjutan melalui medium sinema. Sebanyak 16 film yang ditayangkan termasuk Melodi Masa Lalu, ⁠Di Balik Senyum Noni Belanda, Pagbalik Sa Lawod (The Shore Awaits), Anak Mangku Anak, Titik Balik, In Memory Of Justice, ⁠Unfold, ⁠Paths, ⁠Bilin, Midnight Guerilla, Behind The Scenes, Cetana, ⁠Staring Back At Me, ⁠Mr. Anchor, Loop, dan Dosis Penutup. 

Sumber: Dokumentasi Pribadi LSPR News

Berbagai film tersebut mengangkat tema-tema terkait Sustainable Development Goals (SDGs), seperti masalah lingkungan, hak asasi manusia, kesetaraan, serta berbagai isu sosial lainnya. 

Kegiatan ini juga mencerminkan dedikasi LSPR Institute of Communication and Business dalam mendukung penyebaran pesan Sustainable Development Goals (SDGs) melalui aspek pendidikan, komunikasi, dan industri kreatif, dengan memanfaatkan film sebagai media edukasi, refleksi, dan diskusi mengenai isu keberlanjutan. 

 

Artikel ditulis oleh Ardinda Irawan