Jakarta, Indonesia | 15 Januari 2026

LSPR Institute of Communication and Business melalui Fakultas Bisnis menyelenggarakan National Conference on Community Development, Business, Tourism, and Entrepreneurship 2026, sebuah forum akademik nasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Konferensi ini menjadi wadah strategis untuk berbagi gagasan, hasil riset, dan praktik terbaik dalam mendukung pembangunan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.

Konferensi nasional ini diikuti oleh 160 peserta yang mewakili berbagai akademisi dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Dengan mengusung tema “Green Entrepreneurship: Membangun Ekonomi Berkelanjutan untuk Indonesia Lebih Maju,” konferensi ini menyoroti pentingnya riset dan inovasi dalam kewirausahaan hijau yang memperkuat sektor bisnis, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat yang berbasis lingkungan. Acara ini diselenggarakan atas kolaborasi LSPR dengan Indonesia Banking School (IBS), Prodi Administrasi Bisnis UPN “Veteran” Yogyakarta dan Prodi Teknik Industri Universitas Katolik Atmajaya Jakarta sebagai co-host.

Mengusung tema besar “Green Entrepreneurship : Membangun Ekonomi Berkelanjutan untuk Indonesia Lebih Maju”, konferensi ini berfokus pada peran strategis riset dan inovasi dalam mendorong pengembangan komunitas, penguatan sektor bisnis dan pariwisata, serta pertumbuhan kewirausahaan yang berkelanjutan. Melalui forum ini, para peserta diharapkan dapat memperluas wawasan akademik, membangun jejaring profesional, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan dan praktik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Rangkaian kegiatan dalam National Conference LSPR 2026 meliputi Opening Ceremony, Keynote Speech, serta Parallel Sessions yang menampilkan presentasi makalah ilmiah dari para pemakalah. Topik-topik yang dibahas mencakup antara lain Community Development, Business and Management, Tourism and Creative Economy, Entrepreneurship, Sustainability, serta Digital Innovation. Setiap sesi dirancang untuk mendorong diskusi kritis dan pertukaran perspektif antarpeneliti dan praktisi dari berbagai latar belakang.

Acara ini secara resmi dibuka oleh Dr. Janette Maria Pinariya, M.M. selaku Wakil Rektor 1 LSPR Institute of Communication and Business, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi akademik nasional dalam menjawab tantangan pembangunan di era transformasi digital dan globalisasi. Konferensi ini diharapkan tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga menjadi ruang dialog yang mampu menjembatani teori dan praktik dalam konteks pembangunan masyarakat.

Dr. Yuliana Riana Prasetyawati selaku Dekan Fakultas Bisnis LSPR Institute of Communication and Business dalam closing speech menyampaikan penyelenggaraan konferensi ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen kami dalam menjembatani teori akademik dengan praktik di lapangan. Di tengah era transformasi digital, kita memerlukan sinergi lintas disiplin ilmu untuk melahirkan inovasi yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat luas. Kami berharap rekomendasi yang lahir dari forum ini dapat menjadi acuan kebijakan yang relevan bagi pembangunan Indonesia ke depan.

Konferensi ini menghadirkan Prof. Madya Dr. Aida Maria Ismail selaku Pengarah Pusat Pembangunan Keusahawan Akademi Pembangunan PKS & Keusahawanan Malaysia (MASMED) Universiti Teknologi Mara (UiTM) yang memberikan Keynote Speech mengenai urgensi kolaborasi lintas negara dan inovasi hijau dalam kewirausahaan. Selain sesi akademik, konferensi ini juga dimeriahkan dengan talkshow yang menghadirkan praktisi yang memaparkan implementasi nyata green entrepreneurship di industri. Talkshow ini menghadirkan Jasmine Natalia Prihartini, S.T., MBA selaku Head of Landscape Conservation & Environment Corporate Sustainability at APP Group, Randy Budi Wicaksono,S.Si., M.Sc selaku Direktur Utama dan Founder of PT Ravelware Technology Indonesia dan Lydia Sekar Wulanastri selaku Junior Partnerships Manager at Rekosistem.

Para pemakalah yang berpartisipasi berasal dari berbagai perguruan tinggi dan institusi di Indonesia, dengan latar belakang disiplin ilmu yang beragam. Melalui presentasi dan diskusi yang konstruktif, para peserta berbagi temuan penelitian, pengalaman lapangan, serta lesson learned yang dapat menjadi referensi bagi pengembangan riset dan kebijakan di masa mendatang.

Melalui penyelenggaraan National Conference on Community Development, Business, Tourism, and Entrepreneurship 2026, LSPR Institute of Communication and Business bersama para mitra menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Konferensi ini menjadi bukti bahwa sinergi antarperguruan tinggi dan pemangku kepentingan mampu mendorong terciptanya solusi inovatif dan berkelanjutan bagi pembangunan Indonesia.