

Pada Jumat, 29 Mei 2026, LSPR Institute menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture bertajuk “Navigating Synthetic Democracy: Future Challenges and Systemic Solutions” yang berlangsung di Prof. Dr. Djajusman Auditorium and Performance Hall, LSPR Jakarta. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama August Mellaz, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), untuk membahas dinamika demokrasi di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi yang semakin pesat.

Sumber: Dokumentasi Pribadi LSPR News
Acara dipandu oleh Dr. Achmad Assegaf, M.I.Kom dan Arif Susanto, M.Si. dosen LSPR, yang memoderatori diskusi mengenai berbagai tantangan demokrasi modern, termasuk penyebaran informasi digital, kecerdasan buatan, serta pentingnya menjaga kualitas partisipasi publik dalam proses demokrasi. Dalam sesi pemaparannya, August Mellaz membahas berbagai tantangan yang dihadapi demokrasi modern, khususnya di era digital yang ditandai dengan tingginya konektivitas masyarakat dan arus informasi yang semakin cepat. Ia menyoroti bagaimana perkembangan teknologi, media sosial, dan kecerdasan buatan menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi kehidupan demokrasi. Menurutnya, masyarakat saat ini semakin mudah mengakses informasi, namun kemampuan untuk memilah dan memverifikasi informasi tersebut juga menjadi hal yang sangat penting.
Sumber: Dokumentasi Pribadi LSPR News
Melalui guest lecture ini, mahasiswa diajak untuk melihat bahwa partisipasi politik tidak hanya berkaitan dengan pemilu, tetapi juga dengan kemampuan menjadi warga digital yang kritis dan bertanggung jawab. Sejalan dengan tujuan mata kuliah National Heroism, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi politik mahasiswa serta mendorong generasi muda untuk lebih memahami peran mereka dalam menjaga kualitas demokrasi di era digital yang terus berkembang.
Artikel ditulis oleh Artha Wafiqa













