

Badan Pembinaan Hukum Nasional dan LSA-LSPR menyelenggarakan pelatihan dengan tema AI for Government pada Selasa, 16 Desember 2025. Bertempat di Kantor BPHN, Cililitan, Jakarta Timur, kegiatan ini diikuti oleh para Analis Kebijakan, Pengolah Data dan Informasi, serta perwakilan dari divisi terkait.
Diadakannya pelatihan ini adalah urgensi untuk mengadopsi teknologi mutakhir dalam birokrasi. Di tengah arus digitalisasi yang semakin kencang, penggunaan Artificial Intelligence (AI) bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis untuk meningkatkan efisiensi kerja, akurasi analisis data hukum, dan kualitas pengambilan keputusan publik di lingkungan BPHN.

Pelatihan ini menghadirkan Mr. Tuhu Nugraha Dewanto, S.IP., M.M., seorang pakar di bidang digital dan teknologi, yang membedah tiga materi esensial bagi para aparatur sipil negara:
- AI and Its Role for Government: Memberikan wawasan mendalam mengenai bagaimana AI dapat menjadi asisten cerdas dalam mengelola administrasi dan pelayanan publik.
- Ethics in the Use of AI in Government: Mengingat BPHN bekerja di ranah hukum, materi ini menjadi krusial untuk memastikan bahwa penggunaan teknologi tetap berada dalam koridor etika, privasi, dan transparansi yang ketat.
- Mastering in Prompt Engineering for Government: Sesi praktik yang membekali peserta dengan keterampilan teknis dalam memberikan instruksi yang tepat kepada sistem AI, guna menghasilkan output kerja yang akurat dan relevan dengan tugas kedinasan.

Dengan diadakannya pelatihan AI for Government ini, diharapkan dapat tercipta pemahaman yang seragam mengenai batasan moral dan hukum dalam penggunaan teknologi, sehingga inovasi di BPHN tetap dapat berjalan dengan baik dan dipertanggungjawabkan kepada publik.













