

Denpasar, 3 Januari 2026 – Klub Komunitas Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD) LSPR Bali menyelenggarakan kegiatan Melukat di Penglukatan Pancoran Solas sebagai upaya pelestarian budaya dan penguatan nilai spiritual bagi mahasiswa Hindu di lingkungan LSPR Institute Bali.
Melukat merupakan ritual pembersihan diri secara lahir dan batin dalam ajaran Hindu yang bertujuan untuk menyucikan pikiran, perkataan, dan perbuatan. Melalui kegiatan ini, KMHD LSPR Bali mengajak mahasiswa untuk kembali merefleksikan diri serta menjaga keseimbangan antara kehidupan akademik, organisasi, dan spiritualitas. Rangkaian kegiatan diawali dengan persembahyangan bersama yang dipimpin oleh pemangku setempat, kemudian dilanjutkan dengan prosesi melukat sesuai dengan tata cara adat Hindu Bali. Seluruh kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh makna, mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal serta semangat kebersamaan antar peserta.

Sumber: Dokumentasi Pribadi LSPR
Ketua Klub KMHD LSPR Bali, Ni Made Dwi Dharmala Yasanti Putri menyampaikan bahwa kegiatan melukat ini menjadi pengalaman spiritual yang sangat berarti bagi para peserta. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas menjalankan ritual keagamaan, tetapi juga sebagai ruang refleksi diri bagi mahasiswa. “Kegiatan melukat ini kami laksanakan sebagai bentuk pembinaan spiritual mahasiswa Hindu, agar dapat lebih tenang secara batin, memiliki kesadaran diri yang lebih baik, serta siap menjalani aktivitas akademik dan organisasi dengan pikiran yang positif,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa KMHD LSPR Bali berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat keorganisasian, tetapi juga berlandaskan nilai budaya dan spiritual Hindu sebagai identitas dan kekuatan karakter mahasiswa.
Kegiatan ini turut mendapatkan perhatian dan apresiasi dari Dr. Mikhael Yulius Cobis, M.Si., M.M., selaku Vice Rector III LSPR Institute yang menyampaikan kesan positifnya selama mengikuti rangkaian kegiatan Melukat KMHD LSPR Bali. Menurutnya, “Kegiatan melukat ini menjadi pengalaman yang tidak akan saya lupakan di tahun 2026, karena untuk pertama kalinya saya dapat melakukannya bersama mahasiswa dan HIMA LSPR Bali,” ungkapnya. “Melalui kegiatan ini, kami belajar untuk terus membangun bonding, saling mendukung, serta mendorong satu sama lain agar klub serta HIMA LSPR Bali dapat terus berkembang dan semakin solid,” tambahnya. Dalam wawancara lainnya, Dr. Mikhael juga menyampaikan pesan kepada KMHD LSPR Bali agar terus konsisten menjaga nilai-nilai budaya dan spiritual dalam setiap program kerja yang dijalankan. Ia berharap KMHD dapat menjadi wadah yang tidak hanya memperkuat identitas mahasiswa Hindu, tetapi juga menumbuhkan sikap toleransi, kedewasaan, serta integritas dalam kehidupan kampus.

Sumber: Dokumentasi Pribadi LSPR
Dengan terselenggaranya kegiatan Melukat Klub KMHD LSPR Bali, diharapkan mahasiswa dapat memperoleh ketenangan batin, semangat baru, serta motivasi positif dalam menjalani aktivitas akademik dan organisasi. KMHD LSPR Bali diharapkan terus menjadi ruang pembelajaran spiritual dan budaya yang relevan bagi mahasiswa di tengah perkembangan dunia pendidikan dan profesional.
Artikel ditulis oleh Ni Putu Deiva Putri Darmadi













